TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH TERHADAP IKLAN ROKOK YANG MERUGIKAN KONSUMEN DALAM SISTEM HUKUM POSITIF (T000427)
Maraknya periklanan rokok dimedia televisi, koran, majalah, pamplet periklanan tidak terkontrol, kaidah-kaidah dan norma periklanan sebagaimana yang telah di amanahkan dalam peraturan perundangan yang berlaku tidak di indahkan oleh para industri rokok maupun periklanan hal ini telah membuat kecemasan yang tinggi bagi masyarakat yang tidak menggunakan rokok akibat ekses negatif rokok terhadap diri, lingkungan maupun anak-anak remaja yang sangat rentan oleh pengaruh iklan rokok yang sangat negatif. Kepedulian pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, maupun masyarakat itu sendiri sangat di tuntut dalam mencegah tidak terkontrolnya iklan rokok yang di luar nonna dan etika periklanan yang benar.
Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu pendekatan yuridis normatif, yaitu dengan mengkaji, menguji dan menelaah aspek hukum, khususnya hukum tatanegara yang berkaitan dengan tangung jawab pemerintah terhadap ik tan rokok yang merugikan konsumen dengan cara mengadakan penelitian terhadap data sekunder di bidang hukum yaitu; jenis data yang diperoleh dari riset kepustakaan (hbrwy research), serta dari data-data lain yang berhubungan dengan judul penelitian.
Maksud dan tujuan penelitian adalah mengetahui, menganalisis, memahami bagaimana peranan dan tanggung jawab pemerintah terhadap iklan rokok yang merugikan masyarakat selaku konsumen dalam hukum positif menganalisis dan memahami bagaimana penegakan hukum terhadap industri rokok yang melanggar serta untuk mengetahui dan mendapatkan rumusan tentang perlindungan hukum terhadap masyarakat yang di rugikan akibat negatif iklan rokok baik secara langsung maupun tidak Iangsung
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tanggung jawab pemerintah dalam pengaturan industri rokok dan industri periklanan sudah termanifestasi dalam peraturan perundangan yang ada namun demikian dalam prakteknya hanya sedikit sekali di patuhi oleh industri rokok dan periklanan tentang kaidah-kaidah nonna serta etika periklanan sehingga fungsi dan peran pemerintah dan pemerintah daerah hams Iebih ditingkatkan guna melindungi masyarakat terutama generasi muda remaja dan anak-anak dari pengaruh negatif iklan rokok. kesimpulan dan saran dari penelitian ini agar pemerintah mengimplementasikan setiap perundangan tentang pengendalian iklan rokok dalam praktek dan tidak berlepas tangan terhadap tanggung jawab dalam meminimalisir bahkan menghilangkan pengaruh negatif iklan rokok terhadap generasi muda penerus bangsa. Selain itu juga diperlukan peran dan tanggung jawab lembaga swadaya masyarakat dan semua elemen bangsa dalam mengemban tanggung jawab bersama.
edit_page
Untuk membaca file lengkap dari naskah ini, Silahkan Login.