PELAKSANAAN PENANGANAN SAMPAH OLEH DINAS LINGKUNGAN HIDUP, KEBERSIHAN, DAN KEINDAHAN KOTA BANDA ACEH DI GAMPONG ULEE LHEUE (SUATU PENELITIAN DI GAMPONG ULEE LHEUE)

PELAKSANAAN PENANGANAN SAMPAH OLEH DINAS LINGKUNGAN HIDUP, KEBERSIHAN, DAN KEINDAHAN KOTA BANDA ACEH DI GAMPONG ULEE LHEUE (SUATU PENELITIAN DI GAMPONG ULEE LHEUE)
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
2023
21-07-2023
Indonesia
Banda Aceh
Lembaga pemerintah, Public administration, Refuse and refuse disposal--Government policy, Sampah, Teknologi
Penanganan sampah, Instansi Pemerintah, Pelayanan publik, Lembaga publik, Kebersihan dan Keindahan Kota
Skripsi
S1 Ilmu Hukum
Hukum Administrasi Negara (S1)
-
Ya

Dalam menangani permasalahan sampah di Banda Aceh telah tertera dalam Qanun No. 1 Tahun 2017 Pengelolaan Sampah, yang mencakup pemilahan, pengumpulan, dan sebagainya. Realita yang terjadi di Gampong Ulee Lheue dalam penanganan sampah masih tidak tertangani. Ini diakibatkan karena sebagian Gampong Ulee Lheue merupakan daerah kawasan pantai sehingga intensitas pengunjung ramai dan berdampak pada peningkatan volume sampah.

Penulisan skripsi ini agar dapat mengidentifikasi bentuk penanganan sampah di Gampong Ulee Lheue, kendala yang dihadapi serta upaya yang ditempuh oleh Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh dalam menangani permasalahan sampah di Gampong Ulee Lheue.

Metode yang digunakan dalam penulisan skripsi ini yaitu yuridis empiris. Digunakan penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan untuk perolehan data. Penelitian kepustakaan untuk mendapatkan data sekunder seperti perundangan ataupun literatur. Penelitian lapangan memperoleh data primer melalui wawancara dengan narasumber atau responden.

Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam pelaksanaan penanganan sampah di Gampong Ulee Lheue, DLHK3 Kota Banda Aceh terlibat mulai dari kegiatan pemilahan sampah sampai pemrosesan akhir. Hambatan yang dihadapi yaitu kurangnya keaktifan warga gampong untuk memilah sampah minimal dari skala diri sendiri ataupun rumah tangga dan kesediaan untuk menyediakan wadah sampah sendiri begitupun dengan pelaku usaha. Selain itu, dalam kegiatan pengangkutan oleh DLHK3 Kota Banda Aceh masih kurangnya jumlah armada pengangkutan sampah sehingga sampah yang masuk mengalami penumpukan di TPA Gampong Jawa.

Di sarankan kepada DLHK3 Banda Aceh agar tetap rutin dalam melakukan strategi penyuluhan atau sosialisasi terkait 3R (reduce, reuse, recycle) kepada masyarakat dan pelaku usaha di sepanjang kawasan wisata, terus berkoordinasi dengan pihak aparat gampong setempat dan dapat menghadirkan solusi terbaik untuk kedepannya.

Kata Kunci : Sampah, Pelaksanaan, Penanganan, Gampong Ulee Lheue.

edit_page


Untuk membaca file lengkap dari naskah ini, Silahkan Login.